Memasak Makanan Laut Bersama si Kecil

Hidup bersama dua bocah balita membutuhkan kreativitas tersendiri dari sang ibu untuk memastikan keduanya senang dengan aktivitas sehari-harinya. Saya pun harus selalu memikirkan ide-ide kegiatan menarik apa lagi yang bisa dilakukan bersama mereka.

Kebetulan anak sulung saya, Hatta, yang berusia 3,5 tahun sudah menunjukkan minat dan bakatnya ke arah kuliner alias masak-memasak. Sejak dulu Hatta selalu memiliki keingintahuan yang besar pada kegiatan di dapur dan kerap melibatkan diri dalam proses menyiapkan makanannya, dari belanja ke supermarket atau pasar, membersihkan dan memotong-motong bahan masakannya, serta mengolah makanannya hingga bisa dimakan.

Tentu karena Hatta masih kecil, dia masih belum kubolehkan untuk berada terlalu dekat dengan api kompor atau letupan minyak goreng yang panas. Khusus bagian kompor biasanya Hatta hanya boleh melihat proses memasaknya dari jarak tertentu. Paling banter ia menuangkan adonan pancake ke penggorengan atau memasukkan potongan sayur ke panci sop.

Oleh karena itu, khusus untuk urusan masak-memasak, saya harus putar otak mencari resep-resep makanan yang bisa mengakomodir minat Hatta ikut turun tangan mempersiapkan makanannya. Tentu jenis makanannya harus yang tidak pedas dan proses memasaknya sebisa mungkin meminimalisir penggunaan kompor yang beresiko mencederai si bocah.

Selama ini opsi masakan yang paling aman bagi si Hatta biasanya seputar salad, pizza, atau kue. Menggunakan pisau tumpul (bisa pisau roti atau pisau mainan), dengan tekun si bocah bisa berlama-lama memotong-motong jamur, buah, keju, atau smoked beef; meracik bumbu dan menata bahan-bahan masakannya; atau mengaduk dan mencetak adonan kue buatannya.

Kali ini aku ingin memperkenalkan Hatta pada masakan laut, mengajaknya untuk menjelajah rasa, berkreasi bersama mengolah kerang kampak. Jenis kerang ini umum didapatkan di supermarket atau pasar ikan dan dikenal juga dengan nama Inggisnya ‘scallops’. Dijual dalam cangkang kerangnya yang berbentuk seperti piring, daging kerang kampak bertekstur tebal dan berwarna putih bulat. Ukuran kerang kampak pada umumnya selebar telapak tangan anak balita, dan penampilannya cukup menawan. Terbukti si Hatta langsung tertarik dan banyak bertanya ketika melihat tumpukan kerang-kerang tersebut saat dikeluarkan dari lemari es untuk dimasak.

Kerang kampak alias scallops sedang ditata di loyang panggangan
Kerang kampak alias scallops sedang ditata di loyang panggangan

Mengapa harus kerang kampak? Karena dibandingkan jenis makanan laut lainnya yang lebih repot dan berbahaya persiapan masaknya bagi anak kecil (seperti digoreng, dibakar, dikukus, direbus, atau ditumis), si kerang kampak cukup mudah dan sederhana proses pengolahannya. Dengan begini Hatta bisa lebih aktif berpartisipasi dalam memasak si kerang kampak.

Dari hasil googling sana-sini terpilihlah resep kerang kampak yang dipanggang bersama keju mozzarella. Resep yang kami uji cobakan untuk pertama kalinya ini sangat mudah dipraktekkan dan bahan serta bumbu masak lainnya juga tidak terlampau sulit ditemukan di supermarket. Mirip dengan pizza, resep ini menggunakan bahan-bahan berbumbu Italia sebagai berikut:

 

Bahan

½ kg (kira-kira 35 buah) kerang kampak, dicuci dan dibiarkan menempel pada 1 sisi cangkangnya

125 gram keju mozzarella, diparut

3 siung bawang putih, iris tipis

3 sendok makan saos tomat

Masing-masing 1 sendok teh bumbu kering oregano, basil, thyme dan rosemary—campur

2 batang daun parsley segar, dicincang

Garam dan merica bubuk, sesuai selera

This slideshow requires JavaScript.

Cara memasaknya pun sangat mudah dan bisa dilakukan bersama si kecil. Berikut langkah-langkahnya:

Cara memasak

  1. Panaskan oven pada suhu 250 derajat Celsius
  2. Tata kerang berdampingan di atas loyang panggangan oven
  3. Letakkan irisan bawang putih di atas daging kerang kampak, 1-2 iris bawang per kerang
  4. Taburi kerang kampak dengan garam dan merica, jumlah disesuaikan dengan selera
  5. Taburi kerang kampak dengan campuran bumbu kering oregano, basil, thyme dan rosemary
  6. Oles kerang kampak dengan saos tomat (saya memakai kuas masak agar olesannya merata)
  7. Taburi kerang kampak dengan irisan keju mozzarella yang banyak hingga dagingnya tertutupi
  8. Taburi kerang kampak dengan irisan daun parsley segar
  9. Masukkan kerang kampak ke dalam oven dan panggang selama 3 – 5 menit hingga keju meleleh dan kerang kampak tidak terlihat terlalu basah lagi. Untuk bagian yang ini serahkan pada orang dewasa untuk memasukkan dan mengeluarkan kerang ke dalam oven ya. Si kecil bisa diminta membantu menyiapkan kain/serbet/sarung tangan anti panas untuk memegang loyang panas nantinya.
  10. Kerang kampak siap disantap!

This slideshow requires JavaScript.

Asyiknya, masakan praktis ini tidak memakan waktu lama dari proses peracikan hingga siap santapnya, sehingga si kecil tidak perlu terlalu lama menunggu untuk memakannya. Serunya lagi, cangkang kerangnya bisa sekaligus berfungsi sebagai piring kecil sehingga menu ini cukup dimakan menggunakan garpu atau tusuk gigi saja.

Lalu rasanya bagaimana? Kalau menurutku sih enak banget! Anak-anak pun lahap sekali memakan potongan daging kerang yang kecil-kecil itu. Rasa kerangnya sendiri sudah gurih, namun dengan tambahan keju mozzarella dan bumbu-bumbu Italia rasanya seperti makan pizza ukuran kecil yang imut.

Tapi hati-hati ya teman, walaupun rasanya nikmat dan nagih, kerang dan keju merupakan perpaduan maut kolesterol lho… Jadi makannya tidak perlu banyak-banyak, paling seorang cukup mengkonsumsi 4 – 5 buah kerang. Namanya juga cemilan kan, bukan makanan utama.

Nilai plusnya lagi, usai disantap, cangkang-cangkang kerangnya bisa dicuci bersih dan digunakan kembali oleh anak-anak untuk main masak-masakan atau kerajinan tangan lainnya. Selain menambah aktivitas seru untuk anak-anak, saya bisa mengajarkan pentingnya memanfaatkan semua aspek makanan kita sehingga membantu untuk mengurangi produksi sampah. Zero waste lah ya, hehe…

This slideshow requires JavaScript.

Yuk, ajak si kecil mengenal lebih dalam proses pembuatan makanannya sendiri! Bagi saya ini salah satu strategi jitu untuk mengatasi gerakan tutup mulut (GTM) yang sesekali melanda bocah-bocah balita seperti anak-anak saya.

 

24 Comments Add yours

  1. Kreatifitas yg membentuk keterampilan utk anak ya Mba..
    Tampilannya pun menarik

    1. Mel Allira says:

      Iya Mbak Siti, aktivitas yang lumayan menarik untuk si kecil, bonus tampilannya yang cantik untuk difoto, hehe..

  2. Hastira says:

    wah , mudah ya, tapi aku jarang makan kerang karena suamiku gak begitu suka

    1. Mel Allira says:

      Mudah Mbak bikinnya.. kapan-kapan buat untuk cemilan Mbak aja, hehe..

  3. PutriKPM says:

    Seru ya bisa masak sama anak. Btw anaknya gemes banget sih kak lucu :3

    1. Mel Allira says:

      Hihi, makasi ya…

  4. Okti Li says:

    Kalau saya masak kerang ini dikukus Mbak, pengalaman saat di rumah majikan dulu 🙂 sayang di sini susah cari bahan, tidak ada tausi-nya…

    1. Mel Allira says:

      Iya Mbak, dikukus juga mudah ya cara masaknya.. mau juga cobain lain kali 🙂

  5. adekkk sini bagi kerangnnyaaa
    aku yang paling demen banget ama seafood

    1. Mel Allira says:

      Hayuk Mbak, dipraktekin masak ini, enak beneran deh 🙂

  6. Nia Haryanto says:

    Wah asyik banget nih masak bareng anak. Apalagi makanan laut. Sayang, anak-anak saya gak suka makanan laut. Apalagi yang sulung, ada alergi. Jarang banget jadinya masak makanan laut. Kalo lagi pengen, palingan saya beli buat sendiri atau bareng suami.

    1. Mel Allira says:

      Seru Mbak Nia masak ini bersama si kecil. Iya, kadang-kadang ada makanan-makanan tertentu yang cuma kubeli/kumasak untuk aku dan suami aja, khususnya yang pedas-pedas, hehe..

  7. Ratna Dewi says:

    Wah baru tahu kalau kerang masaknya bisa dioven dan kelihatannya enak. Tahunya selama ini cuma direbus atau dijadiin asam pedas, saus padang, atau lada hitam.

    1. Mel Allira says:

      Iya Mbak Ratna, resep kerang yang dipanggang ini jauh lebih mudah dan aman untuk dimasak bersama anak kecil, makanya aku pilih cara masak yang ini… Enak kok, seenak penampakannya, hehe

  8. Inna Riana says:

    aih cute banget kerang kampaknya

    1. Mel Allira says:

      Mbak Inna, iya lucu ya penampakannya… cangkangnya jadi pemanis yang bagus untuk dagingnya

  9. Waaa seprtinya enyaaak dan kaya gizi… belum pernah menu kerang di rumah, suatu saat pengen nyoba bikin aah

    1. Mel Allira says:

      Iya Mbak Shona, beneran enak lho, yuk dicobain hehe..

  10. unggulcenter says:

    wah yummy banget kayaknya. biasanya saya hanya beli kerang di warteg dan ya, gitu gitu aja. Boleh juga buat masak dirumah tinggal racik bumbu yang gampang banget yach

    1. Mel Allira says:

      Iya Mas, boleh dicoba resep mudahnya ini 🙂

  11. Ini seruuuu deh mel..tapi apa daya gw alergi seafood..hahaha

    1. Mel Allira says:

      Iya Gen, seru masak bareng bocah.. yah sayang ya lo alergi seafood, tapi banyak resep seru lainnya kok yang bisa diujicobakan dengan bocah 🙂

  12. kreatif sekali mba sehingga dapat melatih keterampilan anak

  13. waah asik yaa 🙂 masak bareng si kecil 🙂
    seafood is good 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *