The Menjangan: Surga Kecilku di Bali Barat

Memasuki bulan November, bulan kelahiranku, sengaja kami rencanakan liburan keluarga yang agak berbeda dan spesial. Sebagai penikmat alam, sudah lama kudengar tentang keindahan Taman Nasional Bali Barat, satu-satunya taman nasional di Bali yang menawarkan keindahan hutan bakau dan terumbu karang. Ke sanalah kami akan pergi.

Pencarian akan tempat menginap yang berdekatan dengan kawasan tersebut akhirnya jatuh pada resor The Menjangan, anggota Lifestyle Retreats yang sejak awal sudah mencuri hatiku melalui foto-foto cantiknya di media sosial dan laman resminya.

Baca juga: IZE Semiyak – Staycation bersama si Kecil

Perjalanan menuju The Menjangan melalui pesisir barat pulau Bali berlangsung kurang lebih 4 hingga 5 jam dari Seminyak. Dengan mobil sewaan kami sempat beberapa kali berhenti untuk makan, ke kamar mandi, atau sekedar meregangkan otot setelah duduk berkepanjangan. Dari pertigaan pelabuhan Gilimanuk kami pun mengarah ke timur melewati pinggiran hutan, disambut monyet-monyet liar yang mengawasi dari pinggir jalan.

Jalan memasuki kompleks The Menjangan ditandai oleh umbul-umbul berwarna putih yang berkibaran di pinggir jalan raya. Sepanjang beberapa kilometer jalan tanah dan berbatu-batu mengiringi perjalanan hingga ke lobby utama The Menjangan. Awalnya kami sempat khawatir, namun ternyata city car yang kami tumpangi bisa melewati jalur ini dengan baik.

Baca juga: Tips Membawa Balita Bepergian Jauh Menggunakan Mobil

Lelah yang kami rasakan setelah perjalanan panjang menuju The Menjangan langsung sirna ketika melihat pemandangan asri hutan dan laut yang disajikan dari lobby reception. Minuman selamat datang dan snack berupa es teh sereh dan Vietnamese paper rolls pun langsung tandas.

This slideshow requires JavaScript.

Bangunan tempat reception hotel berada merupakan menara kayu setinggi beberapa puluh meter yang menjulang tinggi di atas rerimbunan hutan, dan menawarkan pemandangan luar biasa indah dari puncaknya. The Bali Tower ini merupakan tempat sarapan pagi kami dan bisa dipanjat menggunakan tangga-tangga kayu yang berputar hingga ke tingkat lima. Tersedia banyak kursi dan beanbag pada setiap lantainya bagi pengunjung yang ingin duduk-duduk santai menikmati matahari terbenam.

This slideshow requires JavaScript.

Setelah check in di reception, mobil kami dipandu oleh mobil safari milik resor menuju kamar yang terletak sekitar 2 kilometer dari bangunan The Bali Tower tadi. Malam pertama di The Menjangan, kami menginap di Monsoon Lodge, sebuah kompleks penginapan di tengah hutan yang terbuat dari kayu dan didesain mengelilingi kolam renang. Keluar dari kamar, kami bisa langsung mengakses kolam renang dalam untuk orang dewasa, kolam renang cetek untuk anak-anak, serta jacuzzi kecil yang romantis.

Kamar yang kami tempati di Monsoon Lodge sangat nyaman dan luas, lengkap dengan ruang keluarga, tempat tidur utama bertirai kelambu, serta kamar mandi. Sementara itu, sofa di ruang keluarga bisa disulap menjadi tempat tidur tambahan. Seperti sister resortnya di IZE Seminyak, kamar di The Menjangan juga menampilkan desain yang minimalis dan rapi, menyembunyikan colokan listrik serta perantian gelas kaca dari jangkauan tangan-tangan jahil anak-anak. Oh ya, walaupun terletak jauh dari mana-mana, sambungan wi-fi di The Menjangan sangat lancar dan memudahkan kami untuk tetap mengakses media sosial.

Sebagai resor yang terletak di kawasan taman nasional, banyak kesempatan bagi kami untuk bersinggungan langsung dengan hewan-hewan yang berkeliaran bebas di The Menjangan. Dari jendela di Monsoon Lodge, Hatta menyaksikan seekor musang liar bergelantungan di pohon di luar kamar. Ketika pada malam kedua kami ditawarkan free upgrade ke Beach Villa, dari jendela tempat tidur kami bisa melihat sekumpulan menjangan yang mandi pagi di pinggir pantai. Hatta dan Sjahrir tampak terpukau melihat hewan-hewan indah itu di depan mata.

This slideshow requires JavaScript.

Dalam perjalanan mengendarai mobil safari bertingkat mengelilingi resor, kerap kami berhadapan langsung dengan sekelompok monyet, ayam-ayam hutan, burung-burung dan kupu-kupu beraneka warna. Ketika makan malam di Pantai Restaurant, dari dek restoran kami bisa mengintip kehidupan bawah air yang ramai di antara pohon-pohon bakau.

This slideshow requires JavaScript.

Beach Villa yang kami tinggali pada malam terakhir berukuran sangat luas dan terdiri dari satu ruang utama dengan tempat tidur bertiang empat dan tirai kelambu, sofa yang kembali disulap menjadi extra bed, pojok rias yang dipenuhi dua (ya, dua!) wastafel, serta kamar mandi luar ruang yang sangat cantik! Damai sekali rasanya berendam di bathtub sembari melihat langit biru dan pepohonan di atas kepala.

The Menjangan juga menerapkan beberapa inisiatif ramah lingkungan bagi pengunjungnya yang patut diacungi jempol. Sejak pertama kali tiba di lobby kami sudah disajikan minuman yang menggunakan sedotan berbahan alumunium yang bisa digunakan berulang kali dan tidak menghasilkan sampah seperti sedotan konvensional yang sekali pakai buang. Di kamar, kami disediakan botol alumunium yang bebas diisi ulang dengan air minum dari galon-galon aqua yang tersebar di berbagai lokasi resor. Di kamar juga disediakan tas jinjing berukuran besar yang terbuat dari bungkus-bungkus plastik bekas minyak goreng yang bisa digunakan ketika beraktivitas di seputaran resor.

This slideshow requires JavaScript.

Hal yang sangat berkesan bagi kami selama menginap di The Menjangan adalah perhatian ekstra yang mereka berikan bagi anak-anak maupun kedua orangtuanya. Setelah tiba di The Menjangan, baru teringat bahwa kami belum sempat membeli susu untuk pengantar tidur Hatta dan Sjahrir nanti malamnya. Padahal jalan keluar resor cukup jauh dan akan memakan waktu jika harus mencari minimarket. Untung pihak restoran berbaik hati memenuhi special request kami untuk menyediakan sebotol susu putih segar selama dua malam berturut-turut.

This slideshow requires JavaScript.

Sebelum tiba di The Menjangan, pihak resor sempat mengirimkan survey singkat via email yang menanyakan  tujuan kunjungan kami, special diet request, dll agar memungkinkan bagi mereka untuk menghadirkan personalised service yang sesuai dengan kebutuhan keluarga kami. Saya surprise juga ketika tiba-tiba pihak hotel mengirimkan kue ulang tahun yang lezat sekali saat makan malam di restoran pada hari pertama. Free of charge! Kebetulan hari itu memang adalah ulang tahun saya.

This slideshow requires JavaScript.

Ternyata The Menjangan juga menyediakan jasa baby sitter dengan harga yang sangat terjangkau, sehingga saya dan Ray bisa tenang menitipkan anak-anak dan menikmati ‘quality time’ kayaking di pantai selama beberapa jam. Senangnya kami bisa beraktivitas di alam bebas, mengayuh perahu kayak menyusuri hutan-hutan bakau, menyaksikan ikan-ikan kecil yang loncat beterbangan keluar dari laut, mengintip terumbu karang yang cantik, dan menyaksikan matahari tenggelam perlahan di ufuk barat.

This slideshow requires JavaScript.

Sungguh pengalaman liburan yang luar biasa!

29 Comments Add yours

  1. Turis Cantik says:

    Sudah beberapa kali mendengan soal menjangan tapi blum pernah ke sana. Kyknya masih sepi ya jd lebih enak

    1. Mel Allira says:

      Menjangan memang lebih sepi dibandingkan tujuan wisata lainnya di Bali, Mbak 🙂

  2. Noe says:

    Aduuh, seru banget mba. Kapan2 mau dong liburan bareeng :*

  3. aku belum ke sini 😀
    akhir tahun bakalan mudik, insyaAllah aku akan ke sini kalau sempat.

  4. Tuty Queen says:

    Beberapa kali ke Bali tapi blom pernah ke Menjangan ini, keren tulisannya mbak jadi referensi buat saya

  5. Okti Li says:

    Saya penasaran sama Tas dari plastik minyak goreng
    gimana buatnya ya?

  6. Waah, dapet surprise dari pihak hotel ya, Mbak. Kebayang serunya….
    Kayaknya, semua tempat di Bali, bagus-bagus ya…?

  7. Anne Adzkia says:

    Sukaa banget dengan konsep zerowaste-nya. Unik dan masih jarang banget ya di Indonesia

  8. Helena says:

    The Menjangan ini ngerti banget how to treat customers ya. Berada di hutan yang jauh dari mana-mana tapi liburan tetap nyaman karena fasilitasnya lengkap.

  9. Eni martini says:

    Indah bangettt, mb
    Itu si kecil melihat menjangan dengan terpukau

  10. MeriskaPW says:

    Keren bangeeetttt… apalagi pemandangan dari Bali towernya sama pemandangan laut. Aduh jadi pengen nginep di sini juga >.<

  11. April Hamsa says:

    Nama anak-anaknya bagus Hatta dan Sjahrir 😀
    Btw makasih udah saring The Menjangan, bisa dicatat nih buat klau nanti ke Bali 🙂

  12. Alma Wahdie says:

    Keren banget, Mbak.
    Pertama, cerita pengalamannya seru. Jadi penasaran pengen ngerasain nginep di sana dan liat menjangan langsung juga.

    Kedua, ini templatenya bagus banget.
    Suka banget saa foto static di sebelah kiri sementara halaman blog masih bisa di roll ke bawah.

    Ketiga, pilihan foto yang buat dijadiin static-nya ini eye catching banget. Ini siapa yang lagi terkesima liat menjangan? Hatta or Sjahrir?

    Selanjutnya, isinya komplit banget *love
    Ada foto dan video juga. Wow! Bikin asli mupeng pengen ke sana 😀

  13. Saya juga pernah merasakannya langsung, memang alamnya masih sangat asri. tapi yang paling seru bisa berpetualang dengan buah hati ya mbak 🙂

  14. Pengalaman yang luar biasa mba. Nikmatnya tinggal di kamar yang luas ya. Duh, jadi pengen liburan. Hihii

  15. Wooohhhh…seru bangetttt! Langsung kepengen liburan disini..hihi..rekomen bgt ya tempatnya mel

  16. Seru sekali mbak.. apalagi ada jasa baby sitter ya di hotel. jadinya bisa pacaran 😀

  17. Fubuki Aida says:

    Pulau menjangan keren. Saya dulu sayangnya hanya snorkling di lautnya mbak. huhu, mupeng deh pengen ke pulau dan nginep di resortnya

  18. cputriarty says:

    Tempatnya sungguh eksokstis banget.seandainya diundang ke sana capcus berangkat deh*eh pede bgt siapa yg mo endorse hahaha

  19. Ucig says:

    Keren ya mba. Eh jadi ada baby sitter juga yaa, bisa terbantu klo mau pake jasanya..
    Belum pernah nyobain mba, aku jadi pengen

  20. Udah tiga kali ke Bali tapi aku belum pernah ke The Menjangan. Hotelnya asik ya, ramah lingkungan. Hmm, mupeng berendam di jacuziiii, hihii

  21. Pengenn bangett kesanaa ikhh…mantaff tempatnyaa pokoknyaaa…

    makasih infonyaa mbaa…
    salam blogger

  22. Di Bali, ya? Jadi makin bernafsu pengen ke sana

  23. Kalau ke Bali, pengen nginap di sana juga

  24. Ira Guslina says:

    Anaknya itu usia berapa, Mbak? Lucu

  25. Ria says:

    oh my God… it has been ages since I visited that resort… Tempat yg indah walau pada masa itu belum ada ya yg namanya power bank. jd sempet kutu2 mati semua saat lowbatt :)))

  26. Levina says:

    Waw…ramah lingkungan dong yak resortnya. Keren banget. Itu botol minum isi ulangnya boleh dibawa pulang ga?

    Btw, itu fotonya pakai apa sih slide shownya Mbak?

  27. seneng ya, bisa traveling mangajak anak-anak dan kebetulan managenet tempat menginapnya mengerti,

  28. implant gigi says:

    aduh mba keliatannya seru banget nih perjalanannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *