Pong Pong Balong: Pameran Seni untuk si Kecil

Selama ini mayoritas pameran di museum atau galeri di Indonesia ditargetkan untuk pengunjung dewasa, sehingga kebanyakan orangtua kurang yakin jika anak kecil sudah bisa diajak menikmati aktivitas kunjungan ke tempat-tempat tersebut. Sebagai penggemar sekaligus orangtua dari dua anak kecil, sungguh girang hati saya ketika mengetahui Dia.lo.gue Artspace di Jakarta mengadakan pameran seni yang didesain khusus untuk kalangan keluarga dan anak-anak.

Pameran tersebut diberi nama ‘Pong Pong Balong’—diambil dari nama permainan tradisional Indonesia—dan menampilkan karya-karya dari 11 seniman beserta anggota keluarga masing-masing. Kesenian yang ditampilkan sengaja mengundang interaksi aktif pengunjungnya, dan sebagian besar display pameran memang didesain untuk ‘diacak-acak’ dan bukan sekedar untuk dilihat saja.

sensory play mozaik monalisa
sensory play mozaik monalisa menggunakan manik-manik dan pasta di dia.lo.gue artspace

Konsep jenius dari seri pameran Dia.lo.gue Playground tersebut memastikan anak-anak bisa menikmati kunjungan ke galeri seni layaknya sebuah taman bermain yang ramah anak. Lebih dari itu, anak-anak bisa dipancing untuk berkreasi dan mengapresiasi seni sejak dini serta terlibat langsung dalam beragam aktivitas seperti memasak puding pepaya, melepas-tempel magnet, merancang bangun tumpukan kotak karton, merangkai puzzle, mengolah batang pohon menggunakan peralatan kayu sederhana, merangkai mozaik menggunakan pasta dan manik-manik, hingga menyusuri labirin kayu yang berlika-liku.

Puzzle dan papan magnet
Hatta mampir dulu di bagian puzzle dan papan magnet

Sebagai orang dewasa pun, hati kecil saya ikut gembira menjalani aktivitas-aktivitas seru yang disajikan pada pameran tersebut. Hatta dan Sjahrir? Jangan tanya lagi, sudah pasti mereka asyik sendiri, ‘tenggelam’ dalam aneka kesenian yang bisa ‘diubek-ubek’ tanpa mendapat banyak larangan dari orangtuanya.

tumpukan kotak karton bebas dibongkar pasang anak-anak
tumpukan kotak karton bebas dibongkar pasang anak-anak

Salah satu instalasi seni yang paling mereka nikmati adalah puluhan balok karton seukuran kotak sepatu yang membentuk ‘benteng’ yang bisa dilepas pasang, ditumpuk dan dirobohkan kembali, berkali-kali. Hatta, si penggemar lego, puas sekali menumpuk-numpuk kotak-kotak tersebut, untuk kemudian ditabrak atau diterobos hingga tumbang semua ke lantai. Sjahrir lebih memilih untuk mengamati dari luar area konstruksi kakaknya dan sesekali merangkak hilir-mudik melewati bentuk terowongan sederhana yang terbangun.

Kunjungan ke pameran Pong Pong Balong hari itu merupakan salah satu pengalaman yang tak terlupakan bagiku dan anak-anak. Dan walaupun seri pertama pameran bertemakan Playground tersebut telah usai di awal tahun 2016, di bulan Agustus tahun ini Dia.lo.gue Artspace berencana mengadakan acara untuk keluarga lagi berjudul Negeri Dongeng Nusantara: Storytelling Festival yang akan diisi dengan sesi-sesi cerita dongeng untuk anak-anak, pameran ilustrasi buku-buku anak, workshop mendongeng untuk orangtua, hingga workshop cara menjilid buku untuk anak-anak. Seru kan? Yuk ajak si kecil ke galeri seni!

13 Comments Add yours

  1. zata ligouw says:

    waaa seru banget! iya bener, biasanya pameran seni hanya bisa dinikmati sama orang dewasa, lucu juga kalo ada yang khusus/bisa buat anak2 ya..

    mau ah cek2 ke Dia.lo.gue. Makasih ya infonya 🙂

    1. Mel Allira says:

      Sama-sama Mbak Zata… sepertinya Dia.lo.gue masih merencanakan beberapa kegiatan/pameran menarik untuk anak-anak ke depannya 🙂

  2. Yoanna Fayza says:

    Keren banget sih ini.. Andai di Jogja juga ada.. Salam kenal ya mbak 🙂

    1. Mel Allira says:

      Halo salam kenal, Mbak Yoanna.. Jogja juga banyak acara kesenian yang menarik kan, Mbak.. Smoga segera ada yang cocok untuk si kecil ya 🙂

  3. evrinasp says:

    kreatifff mbak, anak-anak pastinya suka, itu kreatif membuat mainan dari kardus, saya gak kepikiran kardus bisa digituin mbak

    1. Mel Allira says:

      Iya Mbak Ev, seru ya… sebenernya bisa dibuat sendiri di rumah yang seperti ini, hehe..

  4. Ria says:

    Saya juga tertarik, pameran samapai tanggal berapa ?

    1. Mel Allira says:

      Halo Mbak Ria, kalau pameran Pong Pong Balong sudah berakhir bulan Maret kemarin. Namun Storytelling Festivalnya berlangsung pada akhir pekan di awal Agustus ini. Info lebih lanjut bisa dilihat di web Dia.lo.gue ya.

  5. Ahhhh seru bgt nih event kayak gini..walau di indoor, tp tempatnya keliatan nyaman bgt ya mel..thanks for sharing!

    1. Mel Allira says:

      Iya Gen, acaranya memang dibuat senyaman mungkin untuk anak kecil, jadi orangtua bisa ngopi-ngopi santai sambil nonton anak-anak main, hehe..

  6. Pritahw says:

    Ah, serunya, ini mah kayak konsep di luar negeri sono ya mbak, kirain emang ga di Ind. Pas scroll, Jkt, dimananya mbak? Mupengg

    1. Mel Allira says:

      Mbak Pritahw, ini di Dia.lo.gue Artspace, Kemang, Jakarta Selatan

  7. Ilham says:

    kreatif juga ya mbak … pasti anak2 suka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *