Taman Publik untuk Anak-anakku: RPTRA di Jakarta

Sejak peluncuran RPTRA Kalijodo yang kemudian menjadi viral dan ikonik, publik baru mulai mengapresiasi keberadaan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta. Saya sendiri hanya bisa mengamati tampilan RPTRA Kalijodo dari foto-foto dan video-video yang beredar luas di media sosial. Sayang lokasinya cukup jauh dari rumahku, sehingga belum sempat mengajak anak-anak untuk melihat aksi skateboarding yang seru di sana.

Namun keberadaan RPTRA di Jakarta sebenarnya sudah dimulai sejak 2015 lho. Dan hingga awal 2017 sudah dibangun 100an RPTRA yang tersebar di berbagai pusat pemukiman. Di lingkunganku sendiri ada sekitar 5 – 6 RPTRA dalam radius 5 kilometer dari rumah. Ke sanalah sering kuajak anak-anakku, menggantikan destinasi mal yang dulunya merupakan satu-satunya pilihan untuk berakhir pekan.

Berikut akan kuceritakan kelebihan masing-masing RPTRA yang telah kukunjungi di kawasan Cipinang, Utan Kayu, Menteng, dan Tebet.

 

  1. RPTRA Utan Kayu Utara

RPTRA pertama yang kukunjungi adalah RPTRA Utakara Beriman yang dibangun menggunakan dana CSR dari Indomie. Lokasinya tidak jauh dari SMP 7 Utan Kayu.

Kesan pertama tentu sangat berarti bagiku, apalagi anak-anak yang langsung girang melihat playground bersih dan sepi terhampar di depan mata. Mereka langsung sibuk bermain panjat-panjatan dan kolam pasir.

This slideshow requires JavaScript.

Perpustakaan mini yang terdapat di gedung utama RPTRA tampak terisi dengan buku-buku untuk segala kalangan, dari buku anak-anak, remaja, hingga dewasa. Ada buku dongeng, buku agama, hingga buku persiapan menuju usia pensiun.

Anak-anak pun melepas dahaga seusai bermain dengan meminum susu yang dijual di PKK Mart. Selain minuman dan makanan, beberapa hasil kerajinan ibu-ibu PKK juga dijual di gerai tersebut.

Usai mengisi perut, anak-anak lanjut berlari-lari di tangga-tangga amphitheater yang berwarna-warni. Senang sekali melihat mereka tampak bahagia di taman publik ini.

 

  1. RPTRA Cipinang Besar Utara

RPTRA yang paling dekat lokasinya dengan rumahku adalah RPTRA Cibesut yang didanai pembangunannya oleh CSR Kalbe Farma. Terletak di belakang kompleks penjara Cipinang, aksesnya agak rumit melalui jalan-jalan yang sempit.

Namun ketika tiba di sana, Hatta dan Sjahrir langsung berhamburan menyerbu playground khusus balita yang dikelilingi kolam pasir yang putih bersih.  Sebuah jembatan gantung mini ramai juga dilewati oleh anak-anak.

This slideshow requires JavaScript.

Tidak jauh dari sana terdapat plot penanaman sayur organik dan kolam ikan. Berjalan sedikit ke arah belakang ada lapangan futsal yang tengah digunakan untuk latihan pencak silat bersama anak-anak remaja setempat.

Kamipun memasuki ruang serbaguna yang menggunakan konsep semi terbuka di bagian tengah kompleks RPTRA. Betapa senangnya anak-anak ketika melihat koleksi Lego asli sumbangan dari sebuah negara sahabat kepada Pemda DKI yang bebas dimainkan untuk pengunjung.

Ruang laktasi, toilet ramah difabel, perpustakaan, dan jalur batuan refleksi juga tersedia di RPTRA ini.

 

  1. RPTRA Borobudur Menteng

Dari segi keamanan bermain, RPTRA Borobudur Menteng yang dibangun menggunakan dana CSR Century merupakan yang terbaik dari semua RPTRA yang pernah kukunjungi. Ini dikarenakan bagian playgroundnya dilapisi lantai empuk semacam karet yang melindungi anak-anak jika terjatuh saat bermain. Selain perosotan dan ayunan, playground anaknya memiliki jungkat-jungkit dan jembatan panjat.

This slideshow requires JavaScript.

Di sisi lain RPTRA terdapat lapangan basket bagus yang ramai dimanfaatkan kelompok remaja. Perpustakaan, ruang laktasi, ruang serbaguna, toilet untuk difabel, dan amphiteater menempati bangunan utama.

Lokasi RPTRA ini berada di Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat. Akses masuknya bisa dari Gedung Lexus di Jalan Proklamasi atau dari Megaria / Metropole di Jalan Diponegoro.

 

  1. RPTRA Akasia Tebet

Dari semua RPTRA yang telah kudatangi, RPTRA Akasia Tebet yang didanai oleh Tanoto Foundation merupakan yang paling keren fasilitasnya. Dengan penataan taman dan air mancur yang apik, tidak heran lokasi ini sempat dijadikan setting untuk syuting video klip.

Sama dengan konsep RPTRA lainnya, di Akasia Tebet ini terdapat lapangan futsal, jalur refleksi, sayuran hidroponik, kolam ikan, toilet ramah difabel, ruang laktasi, PKK Mart dan ruang serbaguna. Ruang serbaguna tampak seperti ruang kelas dengan papan tulis dan kursi-kursi ala anak kuliahan. Ternyata ruang serbaguna ini sering dipinjamkan kepada komunitas-komunitas untuk beragam kegiatan, dari arisan hingga workshop. Ruang laktasinya bagus, bersih, dan nyaman, dengan lemari es dan sofa empuk.

This slideshow requires JavaScript.

Playgroundnya menjadi highlight dari taman ramah anak ini. Di tengah kolam pasir terpasang beragam mainan, dari perosotan, ayunan, jungkat-jungkit, jembatan gantung, hingga papan panjat mini. Sayang jarak antar mainan sangat berdekatan sehingga anak-anak agak rawan bersinggungan dengan pengguna playground lainnya.

Namun kebahagiaan terpancar dari wajah-wajah para pengunjung RPTRA. Dari anak-anak yang bermain di playground, ibu yang menjemur bayi merahnya, pasangan kakek nenek yang berjalan di batuan refleksi, hingga anak-anak remaja yang bermain futsal.

RPTRA Akasia terletak tidak jauh dari rumah susun di Jalan Tebet Barat, beberapa ratus meter dari Taman Honda Tebet. Sungguh iri rasanya dengan keberuntungan warga Tebet yang memiliki dua taman bagus di lingkungan tempat tinggalnya.

Kapan ya ada RPTRA keren dibangun dekat-dekat rumahku?

 

10 Comments Add yours

  1. inda chakim says:

    senengnyaaaa…
    disini blm ada yg kyk gt mbk, jd klok bocah2 main di tman cmpur sm org2 dewasa, bnyak asp rokok dimana 2, : (

    1. Mel Allira says:

      Mbak Inda, semoga di tempat Mbak bisa terwujud juga ya taman2 ramah anak seperti ini.. Di RPTRA-RPTRA Jakarta semuanya sudah bebas asap rokok sih..

  2. bagus dan rapi ya tempatnya

    1. Mel Allira says:

      Iya Mbak Ribka, tempatnya menyenangkan dan nyaman 🙂

  3. Senangnya jd warga Jakarta sekarang ya mba, apalagi yg punya anak bisa ngajak anaknya main ke RPTRA. Fasilitasnya bagus lagi, gak cuma mainan aja. Seneng bgt aku liatnya.. 😀 Ada lego asli lagii, ya ampun asik.. hahaha.. Keren sih ini kerjasama bareng CSR swasta. Semoga Depok dibuat RPTRA yg bagus jugaa.. “ngarepbangeeet

    1. Mel Allira says:

      Smoga Depok segera tertular ya, Mbak 🙂

  4. Dewi Nielsen says:

    Mbak, ini yang baru dibangun itu ya?

    1. Mel Allira says:

      Mbak Dewi, rata-rata RPTRA di Jakarta dibangun tahun 2016. Sampai 2017 awal ini sudah ada 180an RPTRA di seluruh Jakarta.

  5. so far aku sudah pernah ke RPTRA Kalijodo (pas tahun baru kemarin dan belum diresmikan gubernur dki) dan RPTRA Akasia Tebet. Dan selalu senang bawaannya. Daripada bawa anak-anak main di mal, jauh lebih baik membawa ke tempat terbuka seperti ini 🙂 Mudah-mudahan RPTRA Pondok Bambu buru2 kelar dan diresmikan biar gak perlu jauh2 ke kecamatan lain kalo mau bawa main anak-anak. Hehehe…TFS ya mbak 🙂

    1. Mel Allira says:

      Setuju, Mbak Imelda. Semoga setiap RW di Jakarta kebagian RPTRA sesuai dengan rencana ya 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *