Tips Membawa Balita Bepergian Jauh Menggunakan Mobil

Sebagai orangtua dengan anak balita yang tinggal di seputaran Jabodetabek, sepertinya bepergian menggunakan mobil, entah untuk mengunjungi sanak saudara, mudik, maupun liburan merupakan sebuah keniscayaan.

Jalan-jalan ke mal dan antar jemput anak ke sekolah kami pakai jasa Uber atau Go-Car. Bolak-balik mengunjungi keluarga di Bogor, Cianjur, dan Bandung kami menggunakan mobil pribadi. Bahkan untuk liburan di Bali kami berkeliling menggunakan mobil sewaan.

Untuk perjalanan jarak jauh yang berdurasi lebih dari tiga jam, perlu dilakukan persiapan khusus, apalagi jika bepergian dengan anak-anak. Berikut adalah 7 langkah yang kulakukan ketika berencana membawa para krucil naik mobil untuk waktu yang cukup lama:

  1. Lakukan riset perjalanan

Cari tahu jalur perjalanan yang akan dilewati, sebelum berangkat! Catat lokasi-lokasi pom bensin, rest area, atau tempat makan ramah anak agar memudahkan orangtua ketika harus berhenti makan atau ke kamar mandi.

Baca juga: Roadtrip Bersama Bayi dan Balita

  1. Gunakan carseat

Baik ketika menggunakan mobil pribadi maupun mobil sewaan ketika liburan, kami selalu mengusahakan agar anak-anak duduk di carseat. Kenapa? Sederhana aja sih, selain lebih aman, karena orangtuanya juga ingin menikmati perjalanan. Ray bisa fokus nyetir, saya bisa ngecek GPS tanpa harus repot megangin anak-anak yang lompat-lompatan dari bangku belakang ke depan.

Si kecil nggak betah duduk manis di dalam mobil? Begini caranya supaya anak terbiasa duduk di carseat.

Nggak punya carseat? Pinjam atau sewa aja dulu. Banyak kok baby rental yang menyewakan carseat di kota-kota besar atau destinasi wisata utama seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali. Kalau sudah merasa cocok dengan merek tertentu, nanti bisa diputuskan apakah mau membeli carseat baru untuk dipakai sendiri. Oiya, khusus di Surabaya ada baby rental yang oke punya temenku, namanya Bababun Baby. Kalau ada rencana city tour ke Surabaya atau trekking ke Bromo boleh disewa peralatan travel balitanya ya..

  1. Sediakan tissue, kantong plastik dan botol

Bepergian dengan anak kecil, kita harus selalu siap jika dia tiba-tiba ingin buang air, merasa mual lalu muntah di dalam mobil, makanan atau minumannya tumpah, dan beragam skenario mendebarkan lainnya. Tissue basah dan kering, kalau perlu kanebo dan lap kain perlu disiapkan juga untuk mengantisipasi segala kemungkinan tersebut.

Baca juga: Insiden-insiden Kecil di Perjalanan

Boleh jadi si kecil masih dalam tahap potty training namun tidak bisa menahan pipis hingga menemukan toilet umum terdekat. Oleh karena itu penting untuk menyediakan botol plastik kosong (bagi anak laki-laki) dan kantong plastik (bagi anak perempuan) untuk menampung sementara BAK atau BABnya.

  1. Siapkan kotak P3K

Selain perlengkapan mendasar seperti obat merah, plester, kapas, alkohol, dan kassa yang biasa ditemukan di dalam kotak P3K, pastikan bawa juga obat-obatan seperti paracetamol, tolak angin, obat sakit perut, dan obat diare. Siapkan juga minyak telon plus untuk menghangatkan si kecil sekaligus melindunginya dari gigitan nyamuk, dan minyak tawon untuk mengobati gatal, memar, hingga gigitan serangga.

  1. Siapkan makanan dan minuman

Perut yang kenyang bisa memastikan perjalanan yang lebih menyenangkan. Siapkan makanan dan minuman yang praktis dan bisa dipegang sendiri oleh si kecil di dalam mobil. Saya biasa menyiapkan susu kotak kecil dan finger foods seperti biskuit, potongan buah, sosis, dan kentang goreng. Untuk makan besar dengan nasi dan lauk pauk yang beresiko berantakan usahakan agar dilakukan di tempat istirahat atau restoran yang nyaman.

  1. Lengkapi mobil dengan aneka mainan dan hiburan

Sediakan beraneka ragam mainan, sensory play, peralatan menggambar, dan buku bacaan untuk menemani si kecil sepanjang perjalanan. Sejauh ini saya belum pernah menyogok anak-anak dengan gadget atau tontonan di televisi. Berhubung roadtrip banyak menyuguhkan pemandangan menarik, biasanya kami sekeluarga asyik main tebak-tebakan mencari benda yang terlihat di sepanjang jalan.

  1. Istirahat setiap 2 jam sekali

Siapapun pasti bosan dan pegal kalau harus duduk terus di mobil untuk waktu yang lama. Minimal 2 jam sekali cobalah berhenti dulu di rest area atau tempat yang aman, biarkan semua anggota keluarga berjalan-jalan sebentar untuk melemaskan otot. Si kecil pasti senang!

Semoga tips-tips ini bermanfaat untuk perjalananmu bersama si kecil nanti! Apakah kamu punya tips lainnya? Silakan tulis di kolom komentar ya!

Oh iya, ikuti juga kisah roadtrip kami menyusuri pantai barat pulau Bali di vlog berikut. Jangan lupa like dan subscribe juga ya!

12 Comments Add yours

  1. Evi says:

    Bepergian dengan mobil bersama balita bagaimanapun perlu persiapan lebih ya Mbak. Agar perjalanan nyaman dan anak-anak juga tidak merasa terkungkung 🙂

  2. Tipsnya boleh neh aku catat. Bepergian pake mobi bareng anak memang harus banyak yang dipersiapkan ya. Saya sendiri kalau bawa anak, pasti sedia banyak makanan dan mainan, supaya anak ga bosen.

  3. di kasi makanan yg banyak di jamin diem anaknya mbak wkwkwk

  4. Pasti dengan membawa anak kecil tantangannya lebih besar dan persiapannya lebih banyak

  5. wah tipsnya bisa di tiru ni mbak,,, biar pas liburan bisa rame-rame se keluarga ,,,,::):)

  6. Inna Riana says:

    jadi inget impian keluargaku mau traveling ke bali pake mobil. mudah2an bisa terlaksana dua tahun lagi 🙂

  7. Diah says:

    noted niih Mbak tips nya.
    so far siih saya lebih memilih duduk bareng anak di kursi depan ketimbang pake car seat, kasihan anak sendiri ditinggal di belakang, heheheh.

    waktu Lebaran kemarin kami mudik ke kampung halaman Pak Suami, jarak tempuh lumayan jauh hingga nyebrang tapi si Bayi tetap saya pegang di depan aja hehehheh.. 😀

  8. Mencatat tempat2 makan nih yang belum biasa saya lakukan dalam perjalanan. Jadi ingetnya mendadak, trus baru buka google map/G PS. Padahal anak2 sudah pengen makan 😀

  9. pake carseat ini yang emang gampang2 susah tapi tetep harus dipake demi keselamatan anak2 juga

  10. Ratusya says:

    Aku ga pernah pake carseat. Soale mobilnya ga compatible sama car seat. Ya pokoknya gitu lah.

    Btw, makasih ya udah komen di blog saya. Hm pake url post ini yak. Post ini jgn dihapus ya, supaya ga jd broken link di saya 😀

  11. Adriana Dian says:

    Iya betul banget, anak-anak emang harusnya duduk dicarseat ya mak, apalagi kalo perjalanan jauh. Biar aman. Plus cemilan juga pentiiinggg, biar pada anteng sambil ngunyah. Hihi

  12. paling ribet memang kalau bawa balita jalan-jalan jauh naik mobil, suka bosen anaknya, harus pinter-pinter mengalihkan perhatian atau mencari hiburan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *